Selasa, 16 November 2010

Khasiat air susu ibu (ASI) berdasarkan Al-Qur'an


"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta..." (QS. Thaahaa, 20:124)

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman, 31:14)

Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.1 Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.
 

Minggu, 15 Agustus 2010

Hikmah di balik penciptaan matahari

allah s.w.t berfirman :
“… dan menjadikan matahari sebagai pelita. “  ( Q.s : An-nuh : 16)

Ketahuilah bahwa allah menciptakan matahari adalah dengan berbagai fungsi, yang mana allah-lah yang mengetahui rahasianya.suatu hikmah yang jelas bahwa allah membuat gerakan-gerakan matahari untuk menegakkan keberadaan siang dan malam di bumi ini. Bayangkan jika tidak ada matahari bumi akan gelap gulita bukan? Bagaimana pula manusia tidak akan bisa menjalankan aktivitasnya jika tidak ada matahari. Renungkanlah itu kaum musimlimin muslimat. Renungkanlah ketika matahari tenggelam, apa hikmah di balik orang yang mendapat sinarnya ?


Suatu hikmah dalam tenggelamnya itu sendiri, sebab andai tidak tenggelam, maka makhluk hidup ini tidak akan memperoleh ketenangan & kenyamanan.padahal mereka butuh istirahat , terlebih lagi seluruh indera & organ tubuh demi kelancaran aktivitas. Terbit dan tenggelamnya matahari pada waktu tertentu , yang sinarnya bagaikan lampu di rumah kita. Pada waktu tertentu lampu rumah itu dihidupkan dan dalam waktu tertentu pula lampu tersebut dimatikan agar mereka mendapat ketenangan, kenyamanan, dan petunjuk. Matahari selamanya diedarkan demi kepentingan makhluk hidup di bumi dengan pergantian antara terang dan gelap. Dengan pergantian ini diharapkan antar sesama saling tercipta rasa tolong-menolong.

Dan atas ketentuanya allah berfirman :
“ katakanlah, “terangkanlah kepadaku, jika allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai kiamat” .”

Kemudian kedudukan matahari disetiap musimnya teratur, maka teratur pulalah pergerakan tumbuhan,hewan pekembanganya. Renungkan, jika tidak ada matahari, gelap gulita maka timbulah kehancuran bagi semua makhluk. Karena itu renugkanlah allah menjadikan & memasukkan malam untuk waktu istirahat bagi makhluknya. Renungkan, condongnya arah matahari, sehingga timbul musim hujan dan kemarau. Dan masih banyak lagi manfaat matahari yang kalau disebutkan manfaatnya sangatlah panjang sekali. Intinya , manfaat matahari itu adalah menunjukkan betapa besarnya kuasa allah yang maha pencipta dan bijaksana. Dan renungkanlah pula, bagaimana allah yang maha suci ini mengaturnya. Subhanallah.

Rabu, 04 Agustus 2010

Hukum menutup aurat bagi perempuan

Menurut pengertian bahasa (literal), aurat adalah al-nuqshaan wa al-syai’ al-mustaqabbih (kekurangan dan sesuatu yang mendatangkan celaan). Diantara bentuk pecahan katanya adalah ‘awara`, yang bermakna qabiih (tercela); yakni aurat manusia dan semua yang bisa menyebabkan rasa malu. Disebut aurat, karena tercela bila terlihat (ditampakkan).



Imam al-Raziy, dalam kamus Mukhtaar al-Shihaah hal 461, menyatakan, “‘al-aurat: sau`atu al-insaan wa kullu maa yustahyaa minhu (aurat adalah aurat manusia dan semua hal yang menyebabkan malu.”
Dalam Syarah Sunan Ibnu Majah juz 1/276, disebutkan, bahwa aurat adalah kullu maa yastahyii minhu wa yasuu`u shahibahu in yura minhu (setiap yang menyebabkan malu, dan membawa aib bagi pemiliknya jika terlihat)”.Imam Syarbiniy dalam kitab Mughniy al-Muhtaaj, berkata,” Secara literal, aurat bermakna al-nuqshaan (kekurangan) wa al-syai`u al-mustaqbihu (sesuatu yang menyebabkan celaan). Disebut seperti itu, karena ia akan menyebabkan celaan jika terlihat.“


Selasa, 04 Mei 2010

Alam semesta dan penciptaanya

Semua artikel yang ada dalam post ini adalah hasil karya dari Harun Yahya.
Asal mula alam semesta digambarkan dalam Al Qur’an pada ayat berikut:
“Dialah pencipta langit dan bumi.” (Al Qur’an, 6:101)
Keterangan yang diberikan Al Qur’an ini bersesuaian penuh dengan penemuan ilmu pengetahuan masa kini. Kesimpulan yang didapat astrofisika saat ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta, beserta dimensi materi dan waktu, muncul menjadi ada sebagai hasil dari suatu ledakan raksasa yang tejadi dalam sekejap. Peristiwa ini, yang dikenal dengan “Big Bang”, membentuk keseluruhan alam semesta sekitar 15 milyar tahun lalu. Jagat raya tercipta dari suatu ketiadaan sebagai hasil dari ledakan satu titik tunggal. Kalangan ilmuwan modern menyetujui bahwa Big Bang merupakan satu-satunya penjelasan masuk akal dan yang dapat dibuktikan mengenai asal mula alam semesta dan bagaimana alam semesta muncul menjadi ada.

Sebelum Big Bang, tak ada yang disebut sebagai materi. Dari kondisi ketiadaan, di mana materi, energi, bahkan waktu belumlah ada, dan yang hanya mampu diartikan secara metafisik, terciptalah materi, energi, dan waktu. Fakta ini, yang baru saja ditemukan ahli fisika modern, diberitakan kepada kita dalam Al Qur’an 1.400 tahun lalu.
Sensor sangat peka pada satelit ruang angkasa COBE yang diluncurkan NASA pada tahun 1992 berhasil menangkap sisa-sisa radiasi ledakan Big Bang. Penemuan ini merupakan bukti terjadinya peristiwa Big Bang, yang merupakan penjelasan ilmiah bagi fakta bahwa alam semesta diciptakan dari ketiadaan.

Misteri Fisika di dalam Al-Qur'an

Besi adalah salah satu unsur yang disebutkan  jelas dalam Al Qur'an. Dalam Surat Al-Hadiid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:

"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (QS.Al-Hadid:25)

Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.